beberapa hari yang lalu,penulis dimarahi lagi(lagi??? ya kesempatan pertama penulis disalah kan karena hasil report yang menurut mereka tidak sesuai dengan kenyataan, penulis juga bingung untuk menjelaskan bagaimana cara pembuatan report itu karena penulis tidak ikut dalam proses pembuatannya walaupun akhirnya bisa disolve setalah membaca ulang user manual) oleh client,mungkin lebih tepat dikatakan sebagai teguran.
Kejadiannya bermula karena ada berkas yang tidak bisa diproses oleh aplikasi.”bapak” itu langsung manggil team kami,ketika tiba disana langsung disambut dengan kata-kata “form, ini kq g bisa dijalanin” teman saya yang menerima compalin ini hanya bisa berkata,”sebentar pak saya tampung dulu” (karena bukan dia yang mengerjakan form tersebut dan untuk mengecek berkas yang error terseut harus dari database yang ada dikomputer kami, client tidak semuanya diberikan hak akses ke database secara langsung karena ditakutkan mereka salah melakukan insert/update/delete yang kita kenal dengan Data Manipulation Language) ternyata bapak ini kurang suka dengan pernyataan teman penulis, beliau menyalahkan aplikasi yang kami buat tidak bagus, kemudian kemarahan merembet ke form lain yang errornya diberikan pada team kami beberapa hari yang lalu yang katanya tidak dikerjakan, padahal form tersebut sedang kami kerjakan namun tentunya tidak bisa langsung selesai.
Lalu sambil menelan “pil pahit” kami mencoba melakukan query mengapa data tersebut tidak bisa diproses ternyata hal tersebut terjadi karena kesalahan anak buahnya yang memberikan tanda bahwa berkas tersebut bermasalah sehingga sistem/aplikasi yang kami buat tidak mau memproses berkas tersebut, segera kami melakukan update issue kepada beliau dan dijawab “oya ntar saya tanya sama anak buah saya”
huff,no sorry??? kenapa lebih gampang nyalahin vendor sih dari pada nanya dulu sama anakbuahnya pak??? *dalam hati/dengan hati yang dongkol*
Yang sabar ya A..
Itu namanya resiko jadi KEROCO le…. Enjoy aja bos… hehehhehehhe…