Yang berseragam dan yang lebih kenal jalur.

21 11 2008

Suatu Sore Saya naik bus transjakarta(ups tumben betul pengucapannya, biasanya saya lebih senang ngomong busway) dari arah bendungan hilir ke ratu plaza, Niat hati ingin ke bintaro. Karena info yang saya dapat cara termudah adalah naek bus trans bintaro dari depan mal ratu plaza maka berangkatlah saya dengan modal nekat.

Jauh sebelum tiba di halte ratu plaza saya memberanikan diri bertanya pada yang jaga pintu trans jakarta tentang jalur perjalanan bus trans bintaro yang dijawab bahwa bus tersebur akan berjalan dari ratu plaza sampe kearah sudirman sehingga kita bisa naek dari depan halte gelora bung karno,selain itu karena lagi-lagi “katanya si bapak “bahwa pintu halte untuk turun di ratu plaza sedang rusak maka bila pun akan turun paling baru diturunkan di halte bank panin. Karena bemodal percaya(salah g ya percaya dengan orang “berseragam” dijakarta???) saya turun di halte gelora bung karno.              Singkat kata saya menunggu disana setelah 5 menit bosan menunggu bertanyalah saya dengan tukang asongan yang lagi jualan, mengenai jalur bus trans bintaro.
Menuru pengakuan penjual asongan tersebut bus yang saya tunggu tidak akan lewat sana
karena akan belok dipertigaan depan mal/plaza fx.
Karena Pengakuan itu saya jalan kaki sampe depan plaza fx. Sampai disana bertemu lagi dengan polantas. 

Dan saya bertanya lagi apa benar bus trans bintaro lewat pertigaan ini untuk kemudian belok kiri kearah plaza senayan. Pertanyaan saya dijawab dengan sangat menyakinkan oleh pak polantas tersebut bawa bus yang saya tunggu tidak akan belok di depan plaza fx. Karena ini bukan jalan untuk bus, hanya untuk kendaraan pribadi.

Untuk kedua kali saya manggut-manggut, lha yang ngomong orang berseragam(salah g sih tanya sama orang berseragam dijakarta pembaca???) Akhirnya dengan Pemikiran “cari aman”, saya jalan kaki sampe mal ratu plaza.
Setelah menunggu lama(sekitar 30 menit) bus yang saya tunggu akhirnya datang(jam menunjukkan
pukul 18.15 dan ternyata itu adalah bus terakhir yang ke bintaro) bus yang tiketnya seharga 12rebu rupiah ini memiliki kursi yang cukup sempit dengan pola 3kursi sebelah kanan dan 2 kursi sebelah kiri (jadi  inget bus jurusan solo-jogja yang juga punya aturan kursi seperti itu hanya saja bus ini berAC sedangkan bus solo-jogja menggunakan Angin Cendela)
Ternyata jalur yang dilewati oleh bus ini adalah ratu plaza-belok di plaza fx- belok ke plaza senayan-lalu terus kearah pondok indah-dan diakhiri di depan bintaro junction.

See siapa yang lebih bisa dipercaya kenal jalur???


Actions

Information

Leave a comment